Rss Feed
  1. MOTIVASI DAN HARAPAN

    Tuesday, December 7, 2010

    Tulisan ini mengenai motivasi diri serta harapan-harapan selanjutnya. Sebelumnya saya ingin membahas tentang definisi dari motivasi, motivasi merupakan keinginan, hasrat motor penggerak dalam diri manusia, motivasi berhubungan dengan faktor psikologi manusia yang mencerminkan antara sikap, kebutuhan, dan kepuasan yang terjadi pada diri manusia sedangkan daya dorong yang diluar diri seseorang ditimbulkan oleh pimpinan. Motivasi mempersoalkan bagaimana cara mengarahkan daya dan potensi bawahan, agar mau bekerjasama secara produktif sehingga dapat mencapai dan mewujudkan tujuan perusahaan yang telah ditentukan. Pentingnya motivasi karena motivasi adalah hal yang menyebabkan, menyalurkan, dan mendukung prilaku manusia supaya mau bekerja sama secara giat sehingga mencapai hasil yang optimal. Suatu perusahaan dapat berkembang dengan baik dan mampu mencapai tujuannya, karena didasari oleh motivasi. Motivasi seseorang sering kali dipengaruhi oleh dua hal berikut.
    1.  Seberapa mendesaknya suatu kebutuhan. Misalnya, kita merasa lapar, namun harus
    menyelesaikan satu tugas dengan segera. Kalau kita merasa sangat lapar, kita akan makan. Tapi
    bila kita hanya sedikit merasa lapar, kita akan memilih untuk menyelesaikan tugas.
    2.  Anggapan bahwa suatu tindakan akan memenuhi suatu kebutuhan. Misalnya, ada dua kebutuhan yang mendesak -- keinginan untuk menyelesaikan tugas atau makan. Persepsi tentang bagaimana kita memandang dua kebutuhan tersebut sangat menentukan mana yang akan diprioritaskan. Kalau kita berpikir bahwa kita bisa dipecat karena tugas tidak selesai, kita akan mengorbankan waktu makan siang untuk mengerjakannya. Sebaliknya, jika kita merasa tidak akan mendapat masalah walaupun pekerjaan itu tidak selesai, kita akan pergi untuk makan siang.
    Motivasi-motivasi yang mempengaruhi saya sampai pada saat ini terutama yang memotivasi saya untuk kuliah adalah pemikiran untuk sukses di masa depan serta untuk menjadi orang yang berguna bagi orang sekitar saya terutama orang tua saya. Awalnya saya termotivasi untuk kuliah dikarenakan teman-teman pada saat lulus dari SMA hampir semuanya berniat untuk melanjutkan ke perguruan tinggi, segala alasan mereka untuk meneruskan ke perguruan tinggi memacu saya untuk meneruskan juga. Ketika memilih jurusan dibutuhkan pemikiran panjang serta matang agar tidak menyesal kelak. Karena  memilih jurusan di perkuliahan tidak seperti memilih baju di toko yang jika kita tidak cocok bisa saja kita tukar dengan yang lain. Saya bisa memilih jurusan sistem informasi dikarenakan motivasi dari ibu saya yang mengatakan sepertinya saya cocok dengan jurusan ini karena saya senang dengan hal-hal berbau program. Harapan saya ke depan ketika sudah lulus saya berharap bisa mendapat pekerjaan yang cocok dan sesuai dengan yang saya harapkan dan berharap (kembali lagi ke motivasi awal) menjadi orang sukses serta berguna bagi diri sendiri dan orang-orang lainnya.
    Sekarang, sebelum kita mengatakan kata-kata tidak baik,pikirkanlah tentang seseorang yang tidak dapat berkata-kata sama sekali. Sebelum kita mengeluh tidak punya apa-apa, pikirkan tentang orang yang meminta-minta di jalanan. Sebelum kita mengeluh tentang hidup,pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.

    sumber:
    |


  2. 0 comments:

    Post a Comment

Powered by Blogger.